BPS Aceh Utara Gelar Rakor Sensus Penduduk 2020   Nuring Hatie         25 Februari 2020         08:31:28         61x

Aceh Utara – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Utara menggelar rapat koordinasi dalam rangka pelaksanaan Sensus Penduduk tahun 2020. Kegiatan itu berlangsung di aula Kantor Bupati Aceh Utara di Lhokseumawe, Jumat, 21 Februari 2020, dan dibuka oleh Wakil Bupati Fauzi Yusuf.
Kepala BPS Aceh Utara Nur Saida, SE, MSi, dalam laporannya mengatakan pemerintah melaksanakan Sensus Penduduk setiap sepuluh tahun sekali. Sensus tahun 2020 ini merupakan Sensus Penduduk yang ke 7 dilaksanakan di Indonesia. Namun sensus kali ini berbeda dari sensus-sensus sebelumnya, terutama dalam system atau tatalaksana di lapangan.
Menurut Nur Saida, Sensus Penduduk tahun 2020 menerapkan metode kombinasi, yakni secara online dan mandiri, dan juga dengan metode wawancara. Pada tahap pertama diharapkan adanya proaktif masyarakat untuk mengisis Sensus Online dari bulan Februari hingga Maret 2020. Hal ini bias dilakukan melalui perangkat HP android, tablet, laptop maupun komputer.

“Bagi yang tidak mengisi secara online, maka petugas BPS akan datang ke rumah untuk melakukan pendataan secara wawancara nanti pada tahap kedua, atau pada bulan Juli 2020,” jelas Nur Saida.
Untuk itu, Nur Saida sangat mengharapkan kepada seluruh penduduk Aceh Utara untuk memberikan data-data yang valid saat mengisi kuesioner online, ataupun saat wawancara dengan petugas sensus. “Nanti setelah Rakor ini, juga akan digelar Rakor di kecamatan-kecamatan mulai 24 Februari, kami mohon camat dapat mengundang seluruh geusyik atau kepala desa untuk mensuskeskan Sensus Penduduk ini,” harapnya.
Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf dalam sambutannya antara lain mengatakan setiap gampong di Aceh Utara hendaknya memilik kantor geusyik yang aktif. Di situ ada seorang operator yang secara berkala melakukan up date terhadap data-data gampong, baik terkait data kependudukan maupun data-data tentang potensi desa.

Kata Fauzi, sudah saatnya setiap gampong memiliki basis data elektronik yang bias diakses dengan mudah untuk kepentingan pembangunan. Apalagi sekarang sudah ada aplikasi smart gampong, seperti pernah diluncurkan di salah satu gampong di Kecamatan Matangkuli beberapa waktu lalu. Aplikasi ini perlu diterapkan di gampong-gampong lain di Aceh Utara, sehingga menjadi gampong cerdas dengan sistem elektronik berbasis data.
Disebutkan Fauzi, basis data sangat penting dimiliki oleh setiap institusi, karena perubahan terjadi setiap saat. Data dibutuhkan untuk perencanaan pembangunan, juga untuk membuat suatu kebijakan dalam pembangunan masyarakat. “Sensus yang dilakukan oleh BPS ini sangat penting, apalagi dilakukan sepuluh tahun sekali. Nanti data BPS ini perlu untuk kita sinkronkan dengan data Aceh Utara yang ada selama ini, sehingga data kita menjadi lebih valid, menjadi satu data untuk semua,” ungkapnya.
Untuk itu, Fauzi meminta semua pihak, terutama para camat untuk membantu BPS dalam pelaksanaan Sensus Penduduk 2020.

Rapat Koordinasi Sensus Penduduk tahun 2020 turut dihadiri oleh para pejabat jajaran Forkopimda Kabupaten Aceh Utara, Asisten I Sekdakab Dayan Albar, SSos, MAP, para Kepala SKPK, para Camat, para pimpinan BUMN, instansi vertical, dan lembaga pemerintah lainnya yang di daerah ini.



CHANNEL KABUPATEN ACEH UTARA
POLLING
Bagaiman Pelayan Medis pada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara
  Sangat Memuaskan
  Memuaskan
  Kurang Memuaskan

STATISTIK PENGUNJUNG
Pengunjung Online : 1

Pengunjung Hari Ini : 206

Pengunjung Bulan Ini : 3107

Total Pengunjung : 830444
ALAMAT

Copyright @ 2016 Pemerintah Aceh Utara Developed By Pemerintah Aceh Utara. All right reserved.